Posts

Showing posts with the label Curhat

Review Semester 1

Image
... kinda . semester dua sekitar dua bulan lagi selesai tapi ya udah gak papa lah ya hehe Pemilik blog, mah , bebas. Iya, gak? Hehe. (ini adalah ulasan semester 1 yang merupakan balasan dari post ini .)

Korazora - Behind the Scenes

Image
Feel the Breeze between the Iceberg Beberapa kata dariku dan banyak potret untukmu.

Target Semester 1

Image
Eh, ada yang gak tau malu muncul lagi setelah ngilang untuk waktu yang cukup lama. Hehehe. Halo. Maaf udah lama banget blog ini gak update . Yang punyanya lagi sibuk sama kuliah. :)

Dasar Cengeng!

Image
Hehe. Lagi gak ada mood gambar, ataupun nulis serius halah gue kapan sih nulis yang bener , tapi pingin update blog yang kayaknya terbengkalai ini. Lagi pingin nulis dengan bahasa yang rada santai, gak sesuai EYD pun gak papa asal bisa dimengerti. Lagi pingin cerita. Ini cerita tanggal 27 November 2015 kemarin.

Rindam III Siliwangi

Bila makan siang telah tiba Segera menuju ruang makan Bangkitkan semangatmu pelajar Siapkan perut untuk diisi Tanggal 20-22 Agustus kemarin, aku ikut LKS (Latihan Kepemimpinan Siswa) yang diadakan sekolah , loh!

wargatiga!

Aku masuk tiga.

WELL

I died.

... Finally a new post?

Um. . . . Let's see. . . . I don't really know what to say honestly, since I've been neglecting this blog, like... for over a years? Not like someone ACTUALLY visits this blog, but I still feel guilty. O v Q)/

running away

from the start, i'm just running away. . dari dulu, aku memang hanya bisa berlari. berlari, dan terus berlari. meninggalkan tanggung jawab dan kewajibanku. aku dari dulu memang paling ahli berlari. hingga pada akhirnya, aku menabrak dinding tinggi. dinding itu mengurungku. mengurungku dari dunia luar. dan setiap harinya, dinding itu semakin tinggi. tinggi, dan tinggi. dikelilingi oleh dinding itu selama hidupku, aku mulai lupa apa yang ada di balik dinding tersebut. satu hal yang pasti adalah, di balik dinding itu, aku akan tetap menjumpai langit yang sama. kalau aku bisa terbang, aku akan tahu apa yang ada di balik dinding itu. kalau aku bisa loncat tinggi, aku takkan penasaran lagi. kalau aku punya kekuatan, aku akan menghancurkan dinding itu, sehingga aku bisa melewatinya. tapi aku tidak bisa. karena aku manusia biasa. mungkin tidak normal, tapi setidaknya biasa. dikelilingi oleh dinding yang tak terlihat oleh orang lain, aku tak bisa menyuarakan...

Terima Kasih dan Maaf

:) Senyumlah. Aku tidak marah padamu. Pada kalian. Pada siapapun. Aku justru berterima kasih. Karena aku berhasil bangun dari mimpiku yang indah, namun palsu. Aku bisa berhenti untuk berlari dan berpura-pura. Aku minta maaf. Kalau aku membuatmu berpikir yang tidak-tidak. Aku minta maaf. Benar-benar maaf sekali. Karena kehadiran diriku membuatmu tidak enak. Aku menganggap semua ini adalah hukuman dari tuhan. Biarkan aku bercerita sedikit tentang masa laluku. Dulu, di masa SD-ku, aku bisa dibilang orang yang cukup populer. Tidak terkenal sekali, sehingga seluruh kenal, siapa 'Al' itu. Tapi aku mengenal banyak orang--dari yang seangkatan hingga adik kelas. Meski tidak banyak orang yang mengenalku. Merasakan enaknya popularitas dan kehormatan karena nilaiku selalu bagus, aku terlena dan belagu. Kalau aku disakiti, meski hanya sekali, aku akan menyimpan dendam. Mencari orang yang punya rasa seperti diriku lalu berkomplot untuk menjauhinya. Kalau tidak ketemu, ya, hasut s...

"Apakah Kamu Marah Padaku?"

Tuesday, November 29, 2011 6:39 p.m. Hari ini banyak yang terjadi hingga aku menangis kecil dua kali. Aku sudah bertekad kalau mulai minggu ini, aku akan menghadapi kenyataan. I will face the reality. I will get a life . Dan itu dimulai dengan menyembuhkan jam tubuhku ke jam tubuh manusia normal . Tapi hari ini, aku harus menghadapi dengan kenyataan yang buruk. Sebelumnya, aku ingin bertanya. Apa aku memang terlalu banyak bergantung? Apa bergantung pada orang lain itu salah? Apa diriku salah? Kebiasaanku banyak yang buruk dan bermata dua. Kadang membantuku, tapi sering menyakitiku. Oh, iya. Apa berpura-pura itu sama dengan membohongi diri sendiri? “Al, tau gak kalau mereka gak suka sama kamu?” Aku tersenyum. “Tahu.” Berlagak tidak peduli, padahal hatinya sedang berusaha mengumpulkan kepingan-kepingannya. Padahal sudah ditutup-tutupi dengan menganggap bahwa aku lah yang menjauhi mereka. Tapi ketahuan. Mereka bertiga (atau lebih?) tidak suka sama ...

Hmph

GAH! I overslept today . . Hari ini, harusnya aku mengikuti pensi yang diadakan sekolahku. Masuk jam setengah tujuh. ALAS! Kemarin film Cat Woman diputar di sebuah stasiun tv. Meski aku sudah tau jalan ceritanya, aku belum pernah menontonnya sampai akhir. Jadilah aku menontonnya hingga jam sebelas MALAM. Stays up late is actually an ordinary thing for me. But not this time. Aku lupa bilang pada alarmku tercinta dan orang tuaku untuk membangunkanku pagi hari. And I woke up at nine a.m. Nine o'clok a.m. NINE O'CLOCK !!! :/ Pffft , tertawalah sesuka kalian. Laugh . Biasanya bangun jam segini itu adalah jam yang aman. Jam masuk sekolahku jam dua belas lebih dua puluh siang. Ya, aku memang sekolah siang. . Jadilah aku tidak masuk sekolah hari ini. Skipping school . Ha ha ha. [lmao] Hahaha. Oh, well….

Nunggu

HECK . Ini menjijikan. Dasar orang sedeng dan gak mau sabaran. "Kata Bapak, yang belum dapat tempat duduk jangan masuk," pustakawan itu sudah mengingatkan untuk yang ke-empat kalinya. Capek. Hari Pagi ini aku sedang berada di perpustakaan sekolahku. In my country, elementary school and junior high school student borrowed textbooks from school library. In the end of school year, we should give it back. ( Except you want to be 'kicked out'  from school because you steal it ) Dan sekarang para sampah masyarakat gelandangan murid sedang mengantri untuk mengembalikan buku itu. Harusnya, mereka mengantri dengan cara duduk. Dan, yaaah... biasa. Egoisasi ( WUT ?! emang ada ya, yang namanya 'egoisasi'?) mereka untuk tidak mengantri lebih tinggi dari toleransi terhadap disiplin mengantri (duh, aku ngomong apa, sih?). Namanya juga orang Indonesia. (lah. gue orang mana, dong?) Mungkin aku satu-satunya yang sedari tetep duduk manis di tempat duduk (ya iyalah...