Ketika Nanti
Sebuah sajak tentang perpisahan.
Ketika nanti, kita pergi
Akankah hati terus memanggil?
Pabila sudah tak di depan mata
Bisakah asa terus bersinar?
Jangan lupakan kami
Jangan tinggalkan kami
Serpih-serpih memori yang tinggal debu
Yang dulu membawamu tinggi
Ke sebuah harta karun
Sampai akhirnya terhempas jatuh, hancur
Karna bayang-bayang patriot tanpa tanda jasa
Begitu mudahnya hilang
Maka biarkan kami ingatkan dirimu akan semua hal yang mereka
abdikan
Tanpa meminta balasan
Walau kami sebagai gantinya
Dan nanti, kau akan teringat akan kami
Kawan, kamilah teman lama
Yang tertutup oleh semua kenangan baru
Tapi Kawan,
Adanya teman lama masihlah seorang teman
Kami di sini setia, trus menanti
Memutar film nostalgia tuk mengulang semua kembali
Comments
Post a Comment